Microtik Dasar

MikroTik RouterOSTM yaitu sistem operasi dan yang sanggup dipakai untuk mengakibatkan komputer
manjadi router network yang handal, meliputi banyak sekali fitur lengkap untuk network dan wireless.

mikrotik MikroTik RouterOS™, juga merupakan system operasi Linux base yang diperuntukkan sebagai network router. Didesain untuk menawarkan fasilitas bagi penggunanya. Administrasinya sanggup dilakukan melalui Windows application (WinBox). Selain itu instalasi sanggup dilakukan pada Standard computer PC. helmstandart kasih link untuk download Mikrotik RouterOS
Download  : Mikrotic
Ukuran filenya : 17.82 MByte
 

Fasilitas pada mikrotik antara lain sebagai berikut :

- Protokoll routing RIP, OSPF, BGP.

- Statefull firewall

- HotSpot for Plug-and-Play access

- remote winbox GUI admin

Lebih lengkap sanggup dilihat di www.mikrotik.co.id

Meskipun demikian Mikrotik bukanlah free software, artinya kita harus membeli licensi terhadap segala fasiltas yang disediakan. Free trial hanya untuk 24 jam saja. Kita sanggup membeli software mikrotik dalam bentuk CD yang diinstall pada Hard disk atau disk on module (DOM). Jika kita membeli DOM tidak perlu install tetapi tinggal menancapkan DOM pada slot IDE PC kita. Langkah-langkah berikut yaitu dasar-dasar setup mikrotik yang dikonfigurasikan untuk jaringan sederhana sebagai gateway server.

* Langkah pertama yaitu install Mikrotik RouterOS pada PC atau pasang DOM.
* Login Pada Mikrotik Routers melalui console :

MikroTik v2.9.7

Login: admin

Password:

Sampai langkah ini kita sudah sanggup masuk pada mesin Mikrotik. User default yaitu admin dan tanpa password, tinggal ketik admin kemudian tekan tombol enter.

* Untuk keamanan ganti password default

[admin@Mikrotik] > password

old password: *****

new password: *****

retype new password: *****

[admin@ Mikrotik]] >

* Mengganti nama Mikrotik Router, pada langkah ini nama server akan diganti menjadi “helmstandart”

[admin@Mikrotik] > system identity set name=helmstandart

[admin@helmstandart] >

* Melihat interface pada Mikrotik Router

[admin@helmstandart] > interface print

Flags: X – disabled, D – dynamic, R – running

# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU

0 R ether1 ether 0 0 1500

1 R ether2 ether 0 0 1500

[admin@Mikrotik] >

* Memberikan IP address pada interface Mikrotik. Misalkan ether1 akan kita gunakan untuk koneksi ke Internet dengan IP 192.168.0.1 dan ether2 akan kita gunakan untuk network local kita dengan IP 172.16.0.1

[admin@helmstandart] > ip address add address=192.168.0.1 (ip isp yach...)

netmask=255.255.255.xxx interface

e=ether1
atau ketik kan perintah : ip address add address 192.168.0.1 netmask 255.255.255.xxx interface ether1

[admin@helmstandart] > ip address add address=172.16.0.1 (ip untuk lan)

netmask=255.255.255.0 interface

e=ether2

atau ketikkan perintah : ip address add address 172.16.0.1 netmask 255.255.255.0 interface ether1
* Melihat konfigurasi IP address yang sudah kita berikan

[admin@helmstandart] >ip address print

Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic

# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE

0 192.168.0.1/24 192.168.0.0 192.168.0.63 ether1

1 172.16.0.1/24 172.16.0.0 172.16.0.255 ether2

[admin@helmstandart] >

* Memberikan default Gateway, diasumsikan gateway untuk koneksi internet yaitu 192.168.0.254

[admin@helmstandart] > /ip route add gateway=192.168.0.254 (biasanya juga dari isp)

* Melihat Tabel routing pada Mikrotik Routers

[admin@helmstandart] > ip route print

Flags: X – disabled, A – active, D – dynamic,

C – connect, S – static, r – rip, b – bgp, o – ospf

# DST-ADDRESS PREFSRC G GATEWAY DISTANCE INTERFACE

0 ADC 172.16.0.0/24 172.16.0.1 ether2

1 ADC 192.168.0.0/26 192.168.0.1 ether1

2 A S 0.0.0.0/0 r 192.168.0.254 ether1

[admin@helmstandart] >

* Tes Ping ke Gateway untuk memastikan konfigurasi sudah benar

[admin@helmstandart] > ping 192.168.0.254

192.168.0.254 64 byte ping: ttl=64 time<1 ttl="64" max =" 0/0.0/0">

* Setup DNS pada Mikrotik Routers
soal IP DNS tanyakan aja isp anda okay broo...

[admin@helmstandart] > ip dns set primary-dns=192.168.0.10 allow remote-

requests=no

[admin@helmstandart] > ip dns set secondary-dns=192.168.0.11 allow-remote-

requests=no

* Melihat konfigurasi DNS

[admin@helmstandart] > ip dns print

primary-dns: 192.168.0.10

secondary-dns: 192.168.0.11

allow-remote-requests: no

cache-size: 2048KiB

cache-max-ttl: 1w

cache-used: 16KiB

[admin@helmstandart] >

* Tes untuk jalan masuk domain, contohnya dengan ping nama domain

[admin@helmstandart] > ping yahoo.com

216.109.112.135 64 byte ping: ttl=48 time=250 ms

10 packets transmitted, 10 packets received, 0% packet loss

round-trip min/avg/max = 571/571.0/571 ms

[admin@helmstandart] >

Jika sudah berhasil reply berarti seting DNS sudah benar.dan sudah sanggup connect ya ...

* Setup Masquerading, Jika Mikrotik akan kita pergunakan sebagai gateway server maka supaya client computer pada network sanggup terkoneksi ke internet perlu kita masquerading.

[admin@helmstandart] > ip firewall nat add action=masquerade out-interface=ether1

chain: srcnat
or ketikkan perintah : ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1

[admin@helmstandart] >

* Melihat konfigurasi Masquerading

[admin@helmstandart] ip firewall nat print

Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic

0 chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade

[admin@helmstandart] >

Setelah langkah ini sanggup dilakukan investigasi untuk koneksi dari jaringan local. Dan jikalau berhasil berarti kita sudah berhasil melaksanakan instalasi Mikrotik Router sebagai Gateway server. Setelah terkoneksi dengan jaringan Mikrotik sanggup dimanage memakai WinBox yang sanggup di download dari Mikrotik.co.id yang telah helmstandart kasih url diatas atau dari server mikrotik kita. Misal Ip address server mikrotik kita 192.168.0.1, via browser buka http://192.168.0.1 dan download WinBox dari situ. Jika kita menginginkan client mendapat IP address secara otomatis maka perlu kita setup dhcp server pada Mikrotik.

Berikut langkah-langkahnya :

Buat IP address pool

/ip pool add-pool ranges=172.16.0.10-172.16.0.20

Tambahkan DHCP Network dan gatewaynya yang akan didistribusikan ke client

Pada pola ini networknya yaitu 172.16.0.0/24 dan gatewaynya192.168.0.254

/ip dhcp-server network add address=172.16.0.0/24 gateway=192.168.0.254

Tambahkan DHCP Server ( pada pola ini dhcp diterapkan pada interface ether2 )

/ip dhcp-server add interface=ether2 address-pool=dhcp-pool

Lihat status DHCP server

[admin@helmstandart] > ip dhcp-server print

Flags: X – disabled, I – invalid

# NAME INTERFACE RELAY ADDRESS-POOL LEASE-TIME ADD-ARP

0 X dhcp1 ether2

Tanda X menyatakan bahwa DHCP server belum enable maka perlu dienablekan terlebih

dahulu pada langkah di bawah ini.

Jangan Lupa dibentuk enable dulu dhcp servernya

/ip dhcp-server enable 0

kemudian cek kembali dhcp-server menyerupai langkah 4, jikalau tanda X sudah tidak ada berarti sudah aktif.

Tes Dari client.
Kemudian di extrack dan kemudian burn ke CD itu file ISO nya.

1. Install Mikrotik OS
– Siapkan PC, minimal Pentium I juga gak papa RAM 64,HD 500M atau pake flash memory 64
– Di server / PC kudu ada minimal 2 ethernet, 1 ke arah luar dan 1 lagi ke Network local
– Burn Source CD Mikrotik OS masukan ke CDROM
– Boot dari CDROM
– Ikuti petunjuk yang ada, gunakan syndrom next-next dan default
– Install paket2 utama, lebih baiknya semua packet dengan cara menandainya (mark)
– Setelah semua paket ditandai maka untuk menginstallnya tekan "I"
– Lama Install normalnya ga sampe 15menit, kalo lebih berarti gagal, ulangi ke step awal
– Setelah diinstall beres, PC restart akan muncul tampilan login
2. Setting dasar mikrotik
Langkah awal dari semua langkah konfigurasi mikrotik yaitu setting ip
Hal ini bertujuan supaya mikrotik sanggup di remote dan dengan winbox dan memudahkan kita untuk
melaksanakan banyak sekali macam konfigurasi
– Login sebaga admin degan default password ga usah diisi eksklusif enter
Gantilah dengan ip address anda dan interface yg akan dipakai untuk meremote sementara
Di sini akan saya terangkan dengan memakai 2 cara yaitu dengan dengan text dan winbox.
I. Langkah setting Mikrotik TEXT
------------------------------------------------
Mari kita mulai dengan perkiraan proses install sudah berhasil
1. Install - OK
2. Setting IP eth1 222.124.xxx.xxx (dari ISP)
perintah :
ip address add address 222.124.xxx.xxx netmask 255.255.255.xxx interface ether1
IP tersebut yaitu IP public / IP yang yang ada koneksi Internet
3. Setting IP eth2 192.168.1.254
perintah :
ip address add address 192.168.1.254 netmask 255.255.255.0 interface ether2
IP tersebut yaitu IP Local anda.
Sekarang lakukan ping ke dan dari komputer lain, sesudah konek lanjutkan ke langkah
berikutnya, kalo belum ulangi dari langkah no 2.
4. Setting Gateway
perintah :
ip route add gateway=222.124.xxx.xxx (dari ISP)
5. Setting Primary DNS
perintah :
ip dns set primary-dns=203.130.208.18 (dari ISP)
6. Setting Secondary DNS
perintah :
ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 (dari ISP)
7. Setting Routing masquerade ke eth1
perintah :
ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1
Untuk terakhir lakukan test ping ke Gateway / ke yahoo.com, bila konek maka Mikrotik anda dah siap
di gunakan.


Semoga bermanfaat :D

Komentar